Friday, September 3, 2010

Mudik Jalan Malam, Perhatikan Ini

Jika Anda sudah memutuskan mudik dengan kendaraan pada malam hari, maka tak cukup mengandalkan mata kuat menahan serangan sinar lampu dari depan. Kondisi ini membuat pupil membuka lebar-lebar sehingga mata pun cepat lelah.

Yang tak kalah penting juga adalah kendaraan. Pada hal ini, beberapa bagian perlu diperiksa. Bagaimana mengendarainya pada malam hari. Inilah yang patut mendapat perhatian.

1. Cek lampu
Lampu utama (jauh dan dekat), sein, dan lampu belakang (termasuk rem) harus berfungsi dengan baik dan bersihkan kacanya. Agar mendapat sinar yang terang, kendaraan lain (baik dari depan atau belakang) bisa melihat dan kondisi jalan terpantau.

2. Bersihkan kaca
Semua kaca, baik depan, belakang, maupun samping harus bersih. Bila kotor (terutama depan dan belakang) terkena cahaya, maka kaca bisa menyilaukan karena kotoran tersebut memecahkan cahaya yang jatuh ke permukaan.

3. Atur pencahayaan interior
Bila pencahayaan panel instrumen bisa diatur, silakan setel pada ukuran yang paling rendah agar tidak membuat mata silau dan cepat lelah.

4. "Sunvisor"
Fungsinya tak cuma untuk menangkal sinar matahari. Saat berkendara malam pun, benda ini bisa digunakan untuk menghalangi sinar lampu jalan.

5. Spion
Atur spion luar untuk mereduksi blind spot dan pantulan menyilaukan dari mobil yang di belakang. Setel spion dalam pada posisi "malam hari". Jadi, pandangan mata jangan persis di bagian tengah kaca.

6. Kecepatan
Jangan mengemudi terlalu kencang. Atur agar kecepatan sesuai kondisi jalan. Terbatasnya penglihatan pada malam hari bisa mereduksi kemampuan mendeteksi bahaya di depan. Jagalah jarak karena, bila terjadi sesuatu di depan, Anda punya waktu untuk menghindar.

No comments:

Post a Comment